Mengenal Android (1) : Pengantar

Oleh : Reza Ervani

Sumber Rujukan : vogella.com – Android Development Tutorial by Lars Vogel

بسم الله الرحمن الرحيم

Sistem Operasi Android

Android adalah sistem operasi yang berbasis kernel Linux. Proyek yang bertanggung jawab untuk pengembangan sistem Android disebut dengan Android Open Source Project (AOSP) dan dipimpin oleh Google.

Sistem Android mendukung background processing, menyediakan pustaka/library user interface yang kaya, dukungan grafis 2-D dan 3-D menggunakan standar OpenGL-ES (short OpenGL) dan juga memberikan akses ke file system serta dukungan database embedded SQLite.

Suatu aplikasi Android umumnya terdiri dari komponen visual dan non visual dan dapat melakukan penggunaan ulang komponen yang ada pada aplikasi yang lain.

Task

Di Android, penggunaan komponen-komponen aplikasi lain dikenal sebagai konsep task. Sebuah aplikasi dapat mengakses komponen-komponen Android yang lain untuk melakukan kerja/task yang diinginkan.

Sebagai contoh, dari sebuah komponen pada aplikasi anda, anda dapat mentrigger komponen lain pada sistem android yang berfungsi mengatur foto. Hal ini bahkan dapat dilakukan meskipun komponen tersebut bukanlah bagian dari aplikasi anda tadi. Anda dapat menggunakan komponen ini untuk memilih sebuah foto kemudian kembali ke aplikasi anda lalu menggunakan foto yang dipilih tadi.

Proses tersebut digambarkan dengan grafis seperti berikut :

Credit Photo : vogella.com
Credit Photo : vogella.com

Komponen Platform Android

Sistem Android adalah sepenuhnya merupakan stack software, yang umumnya dibagi menjadi empat area yang digambarkan dengan grafik berikut ini :

Credit Photo : vogella.com
Credit Photo : vogella.com

Tingkatan-tingkatan tersebut dapat dideskripsikan sebagai berikut  :

  • Applications (Aplikasi) – Android Open Source Project berisi beberapa aplikasi bawaan, seperti browser, camera, gallery, music, phone dan lain-lain.
  • Application framework – Adalah API yang memperkenankan interaksi high-level dengan sistem Android dari aplikasi-aplikasi Android.
  • Libraries dan runtime – adalah Library (Pustaka) untuk fungsi-fungsi umum (seperti rendering grafis, penyimpanan data, web browsing dll) dari Application Framework dan Dalvik runtime. Juga pustaka inti Java untuk menjalankan aplikasi-aplikasi Android.
  • Linux kernel – Layer komunikasi untuk hardware yang digunakan.

Kernel linux, library dan runtime dibungkus oleh application framework. Pengembang aplikasi Android umumnya bekerja dengan dua layer paling atas untuk membuat aplikasi android yang baru.

Google Play

Google menyediakan layanan  Google Play , sebuah marketplace dimana para programmer dapat menawarkan aplikasi yang mereka buat kepada para pengguna Android. Pengguna menggunakan aplikasi Google Play dimana mereka dapat membeli dan menginstall aplikasi-aplikasi dari layanan Google Play.

Google Play juga menyediakan layanan update. Jika programmer mengupload versi yang lebih baru dari aplikasi yang dia buat ke GooglePlay, layanan tersebut akan memberitahukan pengguna bahwa versi update tersedia dan memperkenankan mereka melakukan update.

Google Play juga menyediakan akses ke layanan-layanan dan pustaka-pustaka untuk para programmer Android. Sebagai contoh, Google Play menyediakan layanan untuk penggunaan dan penampilan Google Maps serta sinkronisasi aplikasi antar perangkat Android. Google Play membuat aplikasi yang ada juga tersedia untuk Android versi lama dan dapat diupdate oleh Google tanpa perlu mengupdate rilis Android yang digunakan di gadget.

Bersambung insya Allah (reza@rumahilmu.or.id)

About Reza Ervani 430 Articles
Adalah pendiri programming.rezaervani.com -

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.